Dinsos Kab.Bekasi Salurkan Nasi Kotak ke Warga Terdampak Banjir Rob di Muargembong

banner 468x60

Oleh: H.Razali Berabo
Des : 28 – 2022

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Kecamatan Muaragembong menyalurkan bantuan ratusan nasi kotak bagi warga terdampak banjir rob di Kecamatan Muaragembong pada rabu (28/12).

Cikarang Pusat – berabonews.com

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Kecamatan Muaragembong menyalurkan bantuan ratusan nasi kotak bagi warga terdampak banjir rob di Kecamatan Muaragembong pada rabu (28/12). Bantuan tersebut telah disalurkan sejak senin kemarin.

Melihat kondisi darurat, Dinsos menyalurkan nasi kotak. Dari sejak Senin lalu, ribuan nasi boks sudah disuplai untuk makan pagi, siang dan sore, ujar Lukman pada rabu (28/12).

Perhari, Lukman menyebutkan, sebanyak 2.700 box nasi kotak diterima Desa Pantai Mekar. 4.600 Box wilayah Desa Pantai Sederhana. 750 box bagi warga Desa Pantai Mekar.

Hari ini, Pak Kadinsos mendistribusikan juga ke wilayah, muara bendara, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong 1.510 box, untuk warga yang terdampak rob, kita pastikan menerima bantuan, katanya.

Sampai saat ini, Lukman menambahkan. lima desa di Kecamatan Muaragembong masih  terdampak banjir rob. Lima desa tersebut yakni Desa Pantai Mekar, Desa Pantai Bahagia, Desa Pantai Bakti Desa Pantai Sederhana dan Desa Pantai Harapan Jaya masih terdampak rob.

Bantuan masih nasi box, karena bersifat darurat, katanya.

Menurut Lukan, Banjir rob gelombang kedua lebih parah dibandingkan yang pertama di tanggal 26 November 2022. Pada banjir rob bulan Desember 2022 ini, debit air lebih tinggi dikarenakan adanya kiriman dari sungai Citarum. 

Air sendiri, kata dia, masuk ke pemukiman warga pada Minggu (25/12) sekitar pukul 11.00 wib. Ditambah, dengan luapan air dari sungai Citarum. 

Tinggi air sampai 30-40 cm. dari Dinsos, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), juga muspika Kecamatan Muara Gembong  merespon kembali rob gelombang kedua di bulan Desember 2022. Kondisi sekarang, alhamdulillah Citarum surut, jadi mengurangi tinggi air yang merendam rumah, paparnya.(R1) 

"

Pos terkait

"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *