Diskominfosantik Akan Tambah Kategori Penghargaan SP4N-LAPOR! dan Sosmed di IKP Fest Tahun Depan

banner 468x60

Oleh : Rizqy Baidawi

Dec  : 1 – 2023 

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Rhamdan Nurul Ikhsan, menyampaikan laporan pada pembukaan IKP Fest 2023 di Hotel Holiday Inn Jababeka Cikarang, Rabu (29/11/23).

Cikarang Selatan – berabonews.com

Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi sukses menggelar anugerah SP4N-LAPOR! dan sosial media perangkat daerah di ajang IKP FEST 2023, di Hotel Holiday Inn Jababeka Cikarang, pada Rabu (29/11/23).

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Rhamdan Nurul Ikhsan mengatakan, melihat antusias dan kemeriahan acara IKP Fest 2023 membuatnya semakin optimistis bahwa di tahun mendatang ajang penganugerahan ini akan semakin menarik.

Kegiatan ini akan terus dilangsungkan di tahun-tahun mendatang dengan tidak menutup kemungkinan menambah kategorinya. Tidak hanya kategori desa nanti tahun depan diperluas lagi dengan instansi non pemerintahan, organisasi dan instansi lembaga yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi, ucapnya.

Rhamdan menjelaskan, penghargaan dalam pengelolaan SP4N-LAPOR! dan media sosial ini diharapkan menjadi motivasi dan pemicu untuk seluruh perangkat daerah hingga ke tingkat desa.

Menurutnya, saat ini saja sudah banyak peningkatan dalam pengelolaan media sosial di perangkat daerah, kecamatan dan kelurahan. Tinggal bagaimana menggerakkan desa-desa untuk lebih proaktif.

Ya, hampir seluruh perangkat daerah sudah terhubung dan memiliki akun media sosial, 23 kecamatan dan 8 kelurahan. PR-nya tinggal mendorong di tingkat desa karena jumlahnya cukup banyak dan baru sekitar 80 saja yang saat ini aktif, mungkin akan kita sosialisasikan apakah melalui Apdesi atau DPMD untuk mendorong penerintah desa lebih aktif menggunakan medsos, katanya.

Untuk SP4N-LAPOR! sendiri Kabupaten Bekasi menjadi salah satu daerah di-Indonesia terbanyak dalam penerimaan laporan atau pengaduan. Namun di satu sisi, dirinya meyakini bahwa hal tersebut menandakan bahwa masyarakat di Kabupaten Bekasi sudah proaktif dan peduli terhadap daerahnya.

Positifnya masyarakat kita aware atau peduli, serta telah mengetahui cara menyampaikan aspirasi atau keluhan layanan publik ke kanal pengaduan yang resmi, ujarnya.(adv)

"

Pos terkait

"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *