Pimpin Apel Korpri, Ini Harapan Dani Ramdan di Tahun 2024

banner 468x60

Oleh : Rizqy Baidawi

Jan : 17 – 2024 

Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengikuti apel pagi Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Plaza Pemda, Cikarang Pusat.

Cikarang Pusat – berabonews.com

Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengikuti apel pagi Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Plaza Pemda, Cikarang Pusat pada Rabu (17/01/24).

Dalam sambutannya, Dani Ramdan optimis Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat bersungguh-sungguh dalam bekerja mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, tahun 2024 ini akan dijadikannya sebagai momentum untuk membangkitkan dedikasi kepada bangsa dan negara melalui berbagai tugas yang dijalankan.

Berbagai aspek kegiatan administrasi harus diselesaikan di tahun 2024 di antaranya, penyusunan dokumen perencanaan tahun 2024 yang akan menjadi landasan untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029, serta persiapan penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2025, jelas Dani Ramdan.

Dani mengatakan, pembangunan fisik di wilayah Kabupaten Bekasi, seperti pembangunan infrastruktur perhubungan, infrastruktur pengairan, infrastruktur pendidikan dan kesehatan, serta pengelolaan yang harus tetap berjalan dan tetap menjadi prioritas pada tahun 2024.

Pembangunan fisik juga harus dijalankan. Harapan masyarakat pembangunan terus berkelanjutan, infrastruktur perhubungan, infrastruktur pengairan, infrastruktur pendidikan dan kesehatan, serta pengelolaan sampah akan tetap jadi prioritas kita di 2024, harapnya.

Tidak sampai di situ, Pemkab Bekasi juga akan mendorong pengembangan dan menciptakan stabilitas industri manufaktur daerah guna menarik investor agar bisa terus berinvestasi. Hal ini, kata Dani, akan berdampak kepada kemajuan UMKM, terciptanya lapangan pekerjaan secara terus menerus. Dani Juga memastikan akan pengembangan wisata industri yang sebelumnya, sudah dijalankan di tahun 2023.

Kita tidak melupakan agenda-agenda pembangunan perekonomian, yaitu penciptaan lapangan kerja terus menerus dengan strategi yang sudah dilaksanakan, mendorong pengembangan industri manufaktur melalui kemudahan perizinan dan penciptaan stabilitas industri manufaktur daerah, terangnya.

Dani menambahkan, berbagai keberhasilan dan capaian telah diraih Pemkab Bekasi tahun 2023 hampir semua indikator utama keberhasilan pembangunan daerah mengalami perbaikan. Dari mulai laju pertumbuhan ekonomi dan infestasi terus meningkat, sementara tingkat inflasi tetap terkendali.

Hal itu, berdampak langsung pada masyarakat, salah satunya angka pengangguran menurun menjadi 8,73 setelah empat tahun selalu di atas 10 persen. Kemudian, jumlah keluarga miskin ekstrem berkurang, stunting juga menurun dan tingkat kualitas pembangunan manusia meningkat, tambahnya.

Lainnya, masih Dani, yakni indikator reformasi birokrasi, Kabupaten Bekasi meraih nilai baik. Juga, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai indikator digitalisasi juga mengalami perbaikan, sebelumnya terendah di Jawa Barat sekarang sudah masuk tengah.

Kemudian, indek kepatuhan pelayanan public berdasarkan berdasarkan penilaian Ombudsman Indonesia juga berhasil diraih. Dimana, sebelumnya Kabupaten Bekasi zona kuning kini masuk ke zona hijau. Begitupun, Sakip dan juga LPPD mengalami peningkatan. Kabupaten Bekasi juga meraih kategori Kabupaten Menuju Informatif.

Tahun 2023 mungkin telah menjadi tahun penuh tantangan, namun dengan semangat dan tekad kuat, kita telah berhasil menghadapi berbagai rintangan. Mari kita renungkan sejenak perjalanan yang telah kita lalui dan menatap masa depan dengan semangat baru, tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, turut dilaksanakan simbolis penyerahan Surat Keputusan Pensiun dan Kadeudeuh KORPRI dan PT Taspen, santunan BPJS Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), serta BPJS JKK dan JKM ketenagaan non-formal kepada kurang lebih 26.000 orang petani di lingkup Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi beserta beasiswa anak petani.(adv)

"

Pos terkait

"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *