Dekatkan Layanan Sosial, Puskesos Hadir di Setiap Kecamatan se-Kabupaten Bekasi

banner 468x60

Oleh : H.Razali Berabo

Feb : 27 – 2024 

Kepala Dinsos Kabupaten Bekasi, Hasan Basri membuka kegiatan Sosialisasi Puskesos, yang berlangsung di Swiss Belinn, Jababeka II, Desa Simpangan, Kecamatan Timur, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (27/02/24).

Cikarang Utara – berabonews.com

Program Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) pada tahun 2024 akan menjangkau seluruh Kecamatan di Kabupaten Bekasi. Hal ini sebagai langkah untuk mendekatkan pelayanan sosial bagi masyarakat seperti keluarga prasejahtera, anak terlantar, maupun Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi, Hasan Basri usai membuka kegiatan Sosialisasi Puskesos, yang berlangsung di Swiss Belinn, Jababeka II, Desa Simpangan, Kecamatan Timur, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (27/02/24).

Hasan Basri menuturkan, hadirnya Puskesos di tiap kecamatan ini dinilai efektif untuk memberikan kemudahan akses pelayanan serta memangkas waktu dan jarak tempuh, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke pusat Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) yang ada di Pemda Kabupaten Bekasi.

Puskesos itu adalah untuk pelayanan yang ada di desa. Kita programkan untuk mendekati pelayanan kepada masyarakat, kalau mereka harus ke kantor Kabupaten Bekasi itu kan jaraknya jauh, kita bisa bayangkanlah kalau di Muara Gembong atau Tarumajaya, ungkapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi Puskesos ini, Hasan berharap kedepannya akan terbentuk Puskesos ditiap desa atau kelurahan se-Kabupaten Bekasi. Namun karena keterbatasan anggaran, saat ini Puskesos yang ada hanya dipusatkan pada titik sentral di setiap kecamatan. Setiap Kecamatan memiliki satu Puskesos Desa yang akan melayani beberapa desa.

Karena memang keterbatasan anggaran, jadi kita sekarang ini baru 1 kecamatan 1 desa. Seharusnya ada di 186 desa/kelurahan, bertahap ya. Karena setelah kita bicarakan dengan para kepala desa dan lurah, itu mereka juga terbantu dengan adanya personel kita di sana, terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial Dinsos Kabupaten Bekasi, Indah Sulistiowati menjelaskan, Puskesos di Kabupaten Bekasi dimulai sejak tahun 2021 melalui Pilot Project di 2 desa, dan terus berkembang di tahun 2023 sebanyak 10 Puskesos yang terbentuk. Dan tahun 2024 ini akan dibentuk Puskesos lainnya di 11 kecamatan yang tersisa.

Menurut Indah, selama ini keluhan serta permasalahan kesejahteraan sosial yang ada di tingkat desa, sebenarnya sudah ditangani oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Seperti pembuatan SIPP, penanganan orang terlantar, atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Selama ini mungkin permasalahan itu akan dibawa ke Pemda ke pusat SLRT. Tetapi nanti dengan terbentuknya puskesos, itu cukup di desa saja. Jadi permasalahan PPKS yang 26 itu nanti terselesaikan di desa kalau Puskesos sudah terbentuk, terangnya.

Masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat prasejahtera, tidak perlu lagi ke Pemda tapi cukup ke desa ditangani teman-teman kita. Salah satunya oleh fasilitator, itu relawan kita di PSM, lanjutnya.(adv)

"

Pos terkait

"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *