Helmi Yanti Mengatakan Untuk Stabilkan Harga, 755 Ribu Ton Beras Disalurkan ke Masyarakat Kabupaten Bekasi

banner 468x60

Oleh : H.Razali Berabo

Mar : 6 – 2024 

Sebagai upaya menekan harga beras yang mengalami kenaikan harga, Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi telah mendistribusikan beras sebanyak 755 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan beras bagi warga Kabupaten Bekasi hingga saat ini.

Kedungwaringin – berabonews.com

Sebagai upaya menekan harga beras yang mengalami kenaikan harga, Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi telah mendistribusikan beras sebanyak 755 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan beras bagi warga Kabupaten Bekasi hingga saat ini.

Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yanti mengatakan, pendistribusian tersebut merupakan akumulasi secara keseluruhan yang tersebar kepada 70 distributor se-Kabupaten Bekasi, para pedagang, ritel, hingga menjangkau ke operasi pasar beras murah yang langsung menyentuh masyarakat.

Dia menambahkan, harga beras medium dipasaran saat ini menyentuh angka Rp 14.500 per kilogram, namun saat ini sudah mulai ada penurunan harga dipasaran.

Sejauh ini sudah ada penurunan terhadap harga beras namun belum signifikan. Sebelum kita melaksanakan operasi pasar, untuk beras medium di Kabupaten Bekasi rata-rata di angka Rp 14.500, setelah kita melakukan operasi pasar itu sudah diangka Rp 13.000 walaupun belum turun secara signifikan tapi ini sudah mulai turun, ujarnya pada Rabu (06/03/24).

Dia menjelaskan, meskipun belum turun secara signifikan, namun pihaknya akan terus berupaya dalam mengontrol laju inflasi serta mengatasi kenaikan harga beras sesuai harga HET yang ditetapkan oleh pemerintah.

Jika harga beras masih tinggi, kami akan tetap membantu masyarakat melalui operasi pasar. Tapi jika seandainya harga beras sudah kembali ke harga HET, maka operasi pasar akan kami berhentikan agar supaya pedagang juga tidak rugi, jelasnya.

Dia juga menjelaskan, operasi pasar beras akan tetap dilaksanakan pada bulan puasa di jam yang sama sesuai jadwal operasi yang ditetapkan. Ini dilakukan sebagai langkah strategis agar inflasi daerah dan harga beras tetap stabil di bulan ramadan.

Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perdagangan akan selalu hadir ditengah masyarakat baik bulan puasa atau tidak, pelayanan akan tetap ada, tuturnya.

Selain itu, Helmi menyebut, stok beras SPHP di gudang Bulog Karawang masih tercukupi, sehingga masyarakat tidak perlu panik dan tetap tenang dalam menyikapi fenomena kenaikan harga beras.

Kami mengimbau masyarakat supaya tidak melakukan pembelian panik dan belanjalah seperlunya, karena stok beras masih cukup di gudang Bulog, ungkapnya.(adv)

"

Pos terkait

"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *